Baitul Mal Aceh utara Gelontorkan Rp1 M Untuk Dana santri Dayah Fakir Miskin di Aceh Utara

Aceh utara | Kepala Baitul Mal Aceh Utara, Tgk. Yusradi Ismail, SE, Minggu (22/11) siang menyebutkan, pihaknya akan menggelontorkan uang sebanyak Rp. 1 miliar untuk program Dana santri Dayah Fakir Miskin yang mondok. Pada tahun ini Baitul Mal Aceh Utara membantu 2000 santri se-Kabupaten Aceh Utara.

“Kita tidak menerima proposal yang dikirim secara individual, karena pemberian dana santri pada tahun ini akan di data pihak dayah masing-masing. Nanti pihak dayah yang menentukan apakah santri bersangkutan berhak menerima atau tidak,”sebut Tgk Yusradi Ismail, SE, Minggu (22/11) siang.

Baitul Mal akan menyurati pihak Dayah, agar pihak dayah dapat sesegera mungkin mendata para santri yang berhak menerima bantuan beasiswa santri ini, maka petugas Baitul Mal Aceh Utara pada hari Kamis dan paling lambat  Jum’at (27/11) sudah harus menyampaikan surat pemberitahuan adanya program bantuan dana santri kepada setiap dayah.

Jumlah bantuan dana santri Rp.500 ribu untuk setiap santri yang dianggap layak menerima. Jumlah dana santri ini sama dengan jumlah pada bantuan dana santri tahun lalu. Perbedaan pada tahun ini jumlah kuota santri yang dibantu meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Pada tahun lalu, jumlah anggaran untuk program dana santri Rp.500 juta untuk 1000 santri.

“Nah pada tahun ini meningkatkan dua kali lipat yaitu Rp.1 miliar untuk 2000 santri. Ini sudah menjadi program rutin tahunan di Baitul Mal Aceh Utara untuk membantu santri yang kurang beruntung dari sisi ekonomi,” kata orang nomor satu di Baitul Mal Aceh Utara itu.

Karena ini memang telah menjadi program rutin tahunan, maka sejak Januari, kata Tgk Yusradi Ismail, para santri di Aceh Utara telah mengirim proposal untuk dana santri tahun 2020. Jumlah proposal yang dikirim secara individual telah mencapai 700-an proposal. Ke 700-an prososal itu akan dikirim kembali kedayah masing-masing untuk diverifikasi oleh pimpinan dayah.

Ini dilakukan pihak Baitul Mal Aceh Utara untuk pemerataan penerimaan dana santri. “Bagi yang sudah menerima dana santri tahun lalu, maka tidak dibrikan lagi pada tahun ini. Begitu juga dengan bantuan kitab. Jumlah kuata calon penerima dana santri ini sudah kita tetapkan untuk masing-masing dayan dengan type dayah masing-masing,” sebut Tgk Yusradi Ismail.

Dan kata Tgk Yus, dana santri ini hanya diberikan oleh Baitul Mal Aceh Utara untuk para santri yang ber KTP Aceh Utara dan mengaji di dayah-dayah dalam wilayah Kabupaten Aceh Utara. Sedangkan untuk para santri ber KTP Aceh Utara tetapi mengaji di dayah di luar Kabupaten Aceh Utara tidak diberikan dana santri.

“Bagi para santri yang mengaji di dayah di luar Aceh Utara tidak kita bantu dana santri. Kepada mereka nantinya kita berikan bantuan ibnu sabil. Kalau mereka tidak memiliki biaya kembali kedayah. Persyaratannya sama hanya judul proposal yang berbeda. Kalau yang tadi proposalnya untuk dana santri maka mereka yang di luar Aceh Utara mengajukan proposal bantuan ibnu sabil,” terangnya.

Persayaratan untuk mendapatkan dana santri yaitu permohonan, surat aktif, surat kurang mampu, foto copy kartu santri, foto copy KK, pas foto 3×4 2 lembar. Berkas itu nantinya diserahkan kepada pimpinan ayah masing-masing untuk diverifikasi. “Semua berkas para santri kami terima dari pihak dayah dan tidak ada proposal yang kita terima secara individual,” demikian Tgk Yus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat