904 Proposal Rumah Duafa Tahun 2020 di terima BMK Aceh Utara

Aceh Utara | Sepanjang 2020 Baitul Mal Aceh Utara telah menerima 904 proposal rumah duafa dari seluruh kecamatan. Setelah dilakukan verifikasi lapangan yang layak menerima bantuan hanya 380 proposal.

Sekretaris Baitul Mal Aceh Utara Zulfikar menerangkan, dari 380 proposal yang telah lulus proses verifikasi tidak bisa semua bisa diakomodir di tahun 2021 ini karena keterbatasan anggaran di lembaga tersebut.

“Proposal yang masuk kurang lebih 904 berkas, yang memenuhi syarat sebanyak 380. Namun karena anggaran terbatas yang bisa dibangun rumah hanya sekitar 165 unit,” sebut Zulfikar , Kamis (7/1/2021).

Menurut Zulfikar 165 calon penerima bantuan rumah layak huni di 2021 tersebut sudah di SK kan bupati.

Saat ini tinggal tunggu proses pelaksanaan saja, rencananya akan dilakukan mulai Juni mendatang.

Ia juga menyebutkan nilai anggaran untuk pembagunan per unit rumah duafa ditahun 2021  juga berubah dari Rp 75 juta, saat ini hanya  Rp 45 juta.

Nilai tersebut dipastikan cukup untuk membangun rumah permanen tipe 32.

“Perubahan nilai anggaran tersebut juga bagian dari upaya kami untuk menutup celah bagi oknum yang selama ini kerap meminta fee kepada penerima manfaat. Kemudian pembangunan tetap dilakukan secara swakelola oleh Baitul Mal,” terang Zulfikar.

Selain zakat untuk pembangunan rumah duafa, pihaknya juga telah meluncurkan program Upzispro, merupakan program bantuan modal usaha bagi UKM, seperti pedagang kecil yang membutuhkan modal usaha mulai dari 1 juta sampai 5 juta rupiah.

“Saat ini poposal yang masuk untuk program juga sudah sangat banyak, dan dalam waktu dekat akan kita lakukan verifikasi lapangan. Bantuan modal paling besar yang bisa kita berikana Rp 5 juta dan paling sedikit Rp 1 juta,” pungkasnya.[aj]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat